Data Kuliner

Data 0

Daerah

Daerah 0

Kontributor

Orang 0

Diakses

Kunjungan 0
Artikel Terakhir

Jenis Makanan

Jajanan

Sejarah Makanan

Kiam ke adalah kue khas daerah Bagansiapiapi di Riau. Namun tidak seperti kue pada umumnya, kiam ke adalah kue asin yang terbuat dari bubur dan sagu (rata-rata sekarang menggunakan tepung beras) yang ditaburi berbagai bumbu. Biasanya kue ini juga dilumuri dengan kuah cabai. Sebenarnya, meskipun secara teknis kiam ke adalah kue, pada saat dimakan rasanya lebih mirip cimol yang dibumbui ebi (udang kering) dan kacang tanah. Perlu diakui, penamaannya sebagai "kue" asin memang sedikit menyesatkan.

Nilai Makna Makanan

Dulu, kaum peranakan tionghoa di Bagansiapiapi merasa sayang untuk membuang makanan sisa, terutama bubur yang belum habis. Alhasil tercetuslah ide untuk memblender bubur berlebih tersebut, kemudian dicampur dengan tepung sagu, sehingga bubur sisa dapat di"daur-ulang" menjadi makanan lain. Namun seiring berjalannya waktu, tepung beras yang semakin aksesibel perlahan-lahan menggantikan bubur yang diblender sebagai bahan utama, sebab membuat kiam ke dengan tepung beras jauh lebih mudah daripada menggunakan bubur. Dalam perkembangan selanjutnya kiam ke menjadi sekedar makanan tradisional yang memang sengaja dibuat dengan tepung beras, bukan lagi hasil "daur-ulang" bubur sisa.

Bahan Baku Utama

Tepung Beras, Daging Ayam,

Bahan Baku Tambahan

vetsin, ebi, daun bawang

Rempah-Rempah

Bumbu-Bumbu

Bawang Putih, Garam, Santan

Cara Pengolahan

Mengukus

Cerita / Proses Pengolahan

Panaskan kuali, tuang minyak goreng, masukkan bawang putih, tumis hingga harum. Angkat dan tiriskan. Sisakan 1 sdm minyak untuk adonan. Sisakan sebagian untuk menggoreng chaii pou. Sisa minyak lainnya untuk memasak daging ayam cincang. Tumis ayam cincang, lalu diangkat. Cincang ulang. Lalu sisihkan. Siapkan baskom. Masukkan bubur yang sudah diblender, tuang air sedikit demi sedikit sambil di aduk. Masukkan santan, tepung sagu, garam, vetsin, dan 1 sdm minyak goreng (dari sisa penggorengan cara. Cara sederhananya adalah dengan mengaduk hingga adonan ber volume atau dengan cara tradisional, yaitu ditarik seperti ketika membuat teh tarik. Siapkan wadah untuk dikukus. Tuang adonan (3) satu centong. Kukus. Tuang satu centong. Kukus. Ulangi sampai tinggal adonan untuk layer terakhir. Tuang adonan layer terakhir, masukkan , daging ayam, ebi, daun bawang jika suka, dan bawang putih goreng dari cara (1). Kukus hingga matang.

Cara Penyajian

sajikan setelah agak dingin sehingga teksturnya lebih keras.

- Foto Cara Penyajian:
Responsive image


Kecocokan Makanan dengan Usia

Semua Umur

Risiko Kerentanan (Bahaya Makanan)Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Tidak Tahu

Efek/Kelebihan (Non Kerentanan) Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Tidak Tahu

Catatan Lain

Rasa yang kenyal

Jenis Informan : Website

https://budaya-indonesia.org/Kiam-Ke-Bagan-Siapiapi

Komentar

Tinggalkan Komentar

Kembali