Data Kuliner

Data 0

Daerah

Daerah 0

Kontributor

Orang 0

Diakses

Kunjungan 0
Artikel Terakhir

Penganan Pelite

Jenis Makanan

Jajanan

Sejarah Makanan

konon penganan satu ini merupakan kesukaan Bung Karno (Soekarno) tatkala “dibuang” Belanda ke kota Muntok – Bangka (tahun 1949). Kue yang dibungkus daun pandan dan terbuat dari tepung beras, santan dan gula putih ini, merupakan penganan Bung Karno setiap pagi. Kue ini pun menjadi penganan ‘wajib’ mengajak masyarakat Muntok berjalan-jalan menyusuri pantai dari Pesanggrahan muntok – Tanjung Kalian. Penganan Pelite ini hampir sama dengan kue ‘Lampu-lampu’ yang berasal dari daerah Minahasa, Sulawesi utara, bedanya kalau ‘Lampu-lampu’ menggunakan daun suji sebagai pewarna lapisan atasnya dan gula merah untuk lapisan bawahnya, sedangkan ‘Penganan Pelite’ berwarna putih asli tepung beras dan sebagai pemanisnya menggunakan gula pasir.

Nilai Makna Makanan

makanan ini sudah dikenal turun-temurun

Bahan Baku Utama

Tepung Beras,

Bahan Baku Tambahan

Rempah-Rempah

Bumbu-Bumbu

Air, Garam, Gula Pasir, daun pandan

Cara Pengolahan

Merebus

Cerita / Proses Pengolahan

Didihkan air dalam dandang. Siapkan mangkuk cetakan garis tengah 5 cm. Campur santan dengan air daun suji, aduk hingga rata. Tuangkan santan sedikit demi sedikit ke dalam tepung sambil diaduk agar tepung tak berbutir-butir. Tambahkan garam, aduk hingga adonan licin. Masukkan 1 sdt gula pasir ke dalam mangkuk. Tuangi adonan hingga mangkuk hampir penuh. Taruh sepotong daun pandan di atasnya. Kukus sampai masak (15-20 menit). Angkat.

Cara Penyajian

disajikan dipiring

- Foto Cara Penyajian:
Responsive image


Kecocokan Makanan dengan Usia

Semua Umur

Risiko Kerentanan (Bahaya Makanan)Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Kolesterol

Efek/Kelebihan (Non Kerentanan) Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

menambah stamina

Catatan Lain

Untuk pembuatan kue ini takir yang terbuat dari daun pandan dapat diganti dengan mangkuk-mangkuk kecil

Jenis Informan : Website

http://nccjajantradisionalindonesia.blogspot.com/search/label/Bangka

Komentar

Tinggalkan Komentar

Kembali